Wednesday, July 29, 2015

Mempercepat Isian Alutsista

Bagai cerita kucing dan tikus, begitu gambaran persoalan perbatasan klaim teritori Indonesia dan Malaysia di wilayah Ambalat Kalimantan Utara.  Ketika kucing mempertajam mata telinganya dengan mendatangkan 1 flight jet tempur ke Tarakan, maka si tikus bersembunyi sambil bersiasat.  Atau sekali dua kali melempar drone ke Sebatik dan Ambalat untuk menguji ketajaman radar Indonesia.  Nah begitu flight jet tempur Indonesia kembali ke home base si tikus kembali berpesta dengan berlagak sebagai jagoan.

Demikian juga dengan patroli laut oleh KRI.  Jika KRI yang berpatroli berjenis fregat atau korvet, si tikus tiarap atau balik badan.  Tetapi jika KRI berlabuh di Tarakan untuk isi ulang logistik maka tikus tadi keluar sarang bahkan kadang-kadang berlagak mengerahkan kapal selamnya yang bermarkas di teluk Sepanggar untuk menguji kemampuan deteksi angkatan laut Indonesia.  Itulah fakta yang terjadi di lapangan padahal patroli militer Indonesia bukan hanya di kawasan itu.  Masih banyak hot spot lain yang harus diawasi misalnya perairan Natuna, Selat Malaka, Laut Arafuru dan Laut Timor.

F16 di Tarakan, memastikan kedaulatan NKRI
Persoalannya adalah masih kurangnya ketersediaan alutsista berbagai jenis yang harus dimiliki. Atau meski sudah banyak alutsista yang dipesan namun kedatangannya tidak sesuai target pengadaan. Contohnya pesanan 24 jet tempur F16 blok 52 yang mestinya seluruhnya sudah datang pada akhir tahun 2015, ternyata sampai akhir Juli 2015 baru 9 unit yang datang.  Demikian juga dengan kedatangan alutsista jenis lain seperti MBT Leopard, Astross, Caesar Nexter, Super Tucano dan lain-lain tidak tepat waktu.

Negeri seluas Indonesia ini harus banyak memiliki kapal perang dan jet tempur. Dua jenis alutsista ini mutlak diperlukan sebagai alat pukul dan alat sengat manakala ada gangguan ancaman terhadap teritori.  Untuk angkatan udara kita harus punya alat sengat yang mampu membuat pihak luar berpikir ulang untuk mencoba mengganggu.  Makanya pantas sekali ada percepatan pengadaan alutsista baik yang sudah dipesan maupun yang akan dipesan.  Jika kedatangan 24 jet tempur F16 bisa diselesaikan akhir tahun ini maka sirkulasi dan pergantian shift patroli untuk menjaga Ambalat dan Natuna lebih “lapang di dada”.  Jet tempur F16 lebih efisien untuk patroli udara dibanding Sukhoi.  Jadi Sukhoi lebih banyak disimpan sebagai kekuatan pukul strategis.

Demikian juga dengan pengadaan jet tempur pengganti atau jet tempur tambahan.  Paling tidak kita harus mampu merealisasikan 1 skuadron pengganti jet tempur F5E dan 1 skuadron jet tempur tambahan sampai tahun 2020 ini.  Dengan begitu maka alokasi sebaran jet tempur akan lebih luwes dan leluasa untuk ditandangkan ke seluruh kawasan hot spot tanah air.  Kita berharap pengganti jet tempur F5E tetap konsisten dengan Sukhoi SU35 untuk memastikan ketersedian Sukhoi Family dalam jumlah yang memadai.

Klaim Cina di LCS, lidah naga menjulur
Untuk kekuatan armada tempur laut tambahan KRI baru jelas diperlukan.  Maka kita menyambut baik adanya tambahan pesanan 4 KRI berjenis kelamin PKR10514 menyusul 2 unit yang sedang dibuat di galangan kapal Damen Schelde Belanda dan PT PAL. Dengan begitu diharapkan realisasi 6 KRI dapat dipenuhi sampai tahun 2020 dengan model pengerjaan pembuatan kapal saling bersinergi dan paralel antara dua perusahaan industri pertahanan ini.  Untuk diketahui PT PAL mendapat lisensi dari Belanda memproduksi sampai 20 KRI jenis perusak kawal rudal ini.

Seperti kita ketahui PT PAL saat ini sedang disibukkan dengan berbagai order kapal perang seperti proyek 2 LPD untuk Filipina, proyek 16 KCR 60 m untuk TNI AL yang saat ini sudah sampai pada kapal keempat. Paling strategis tentu kerjasama pembuatan kapal selam dengan Korea Selatan. Saat ini sedang dibangun 2 kapal selam jenis Changbogo di Korsel sementara kapal selam ketiga akan dibangun di PT PAL tahun 2017 dengan supervisi Korsel.  Jadi nantinya PT PAL diharapkan akan mampu membuat kapal selam jenis ini mulai dari kapal selam keempat dan seterusnya minimal sampai delapan unit.

Hal yang tidak kalah penting adalah mempersiapkan model pertahanan terpadu di Natuna. Ini merupakan proyek strategis yang berpacu dengan waktu. Pangkalan AL dan AU di Natuna harus mampu menyediakan logistik ulang dan amunisi bagi kapal perang, jet tempur dan pesawat pengintai.  Ini pekerjaan besar tetapi juga demi mengantisipasi kekuatan besar yang lagi mabuk dan berselingkuh dengan teritori negara lain. Kita berharap di Natuna ada ketersediaan 1 skuadron jet tempur sepanjang tahun bersama belasan KRI berbagai jenis untuk memastikan kekuatan beton garis depan teritori.

Demikian juga di Tarakan minimal tersedia 1 flight jet tempur setiap saat, bukan kadang-kadang, termasuk ketersediaan sejumlah KRI. Catatan kita adalah dengan membangun pangkalan militer di Natuna akan berdampak pada konsentrasi kekuatan Malaysia yang mau tak mau terpecah.  Natuna bisa jadi kartu truft bagi Indonesia manakala konflik Ambalat memanas.  Misalnya dengan memotong jalur logistik negeri jiran itu. Yang jelas pembangunan pangkalan militer di Natuna membuat Malaysia seperti ditikam dari belakang padahal kita tidak merasa menikam.

Oleh sebab itu tidak bisa tidak isian alutsista TNI dalam kuantitas besar dan kualitas terkini harus terus diupayakan cepat pesan dan cepat datang.  Kita optimis bahwa dalam periode lima tahun ini akan banyak didatangkan pesanan baru disamping kedatangan alutsista pesanan periode sebelumnya.  Kunjungan Presiden Jokowi ke AS Nopember tahun ini dan kunjungan PM Inggris barusan tentu membawa misi kerjasama pertahanan alias daftar belanja alutsista yang ditawarkan atau yang diinginkan.

Tidak akan ada gangguan teritori manakala kekuatan alutsista kita gahar kuantitas dan kualitasnya. Tidak sampai terjadi model perseteruan kucing-kucingan seperti yang terjadi di Ambalat jika Tarakan dan Nunukan dilapis kekuatan pre emptive strike dengan kehadiran jet tempur, radar dan rudal serta KRI dalam sinergi interoperabilitas.  Sudah saatnya kita percepat isian alutsista segala matra agar tidak ada lagi permainan kucing-kucingan karena tujuan besar kita adalah menghalau semburan naga. Kita persiapkan alutsista kita menjadi macan dan tetangga usil pasti akan tahu diri dan berusaha menjadi kucing tetapi kita sudah berubah menjadi macan.
****

Jagarin Pane / 29 Juli 2015

9 comments:

anang said...

Emang kenapa klo sekali kali kapal perangnya disaat masuk tetitori indonesia langsung hajar pakai rudal..biar tahu rasa dan kapok.

ahmadi said...

Watak dan perilakunya sama seperti namanya MALINGSIA....

Anonymous said...

masak sampe segitu jahatnya? terlalu didramatisir?

harno bebek said...

hahahah jadi enget cerita di formil kaskus berburu celeng(malingsialan).. setuju gan jagpane.. memang indonesia harus kuat ototnya kalau mau disegani lawan/kawan,seperti jaman trikora

muarif bayhaqi said...

mudah mudahan ajaa pemerintahan sekarang mau bergerak untuk membenahi alutsista tni trutama laut dan udara 75 % usang berumur tua . pembenahan economi tampa di berangi kekuatan meliter mumpuni percuma ,indonesia bakal di pandang sebelah mata di dunia internasional .

mohammad abdullah said...

Ini ada kesempatan emas eurofighter typhoon mau ToT 100% dan membangunnya diindonesia asalkan indonesia mau membelinya.klo indonesia ingin jaya dan bisa membuat jet tempur canggih ini satu2nya kesempatan.langsung sikat..!!.
Tp rencana awal jangan sampai gagal yaitu mengakuisisi SU35BM 1 skuadron walaupun belinya eceran gak apa2.beli 5 unit dulu.
Disitulah TNI AU akan menjadi ug superior diudara.jayalah indonesiaku

Putri Indri said...

ANDA PUTUS SEKOLAH / KULIAH ?!
MEMBUTUHKAN IJAZAH UNTUK BEKERJA ATAU MELANJUTKAN SEKOLAH / KULIAH ?! INGIN MERUBAH MASA DEPAN MENJADI JAUH LEBIH BAIK ?!
ATAU ANDA MEMBUTUHKAN DOKUMEN PENTING LAIN ?!
KAMI JASA PEMBUATAN IJAZAH SIAP UNTUK MELAYANI DAN MEMBANTU KESULITAN ANDA UNTUK MEMENUHI DOKUMEN DOKUMEN PENTING YANG ANDA BUTUHKAN.

PELAYANAN KAMI PROFESIONAL KARENA KAMI AKAN MEMBERIKAN BUKTI, BUKAN SEKEDAR JANJI.
DOKUMEN YANG KAMI SEDIAKAN AMAN - TERDAFTAR DAN TIDAK AKAN ADA MASALAH DIKEMUDIAN HARI KARENA UNTUK KEAMANAN LEGALITAS KAMI BERANI MENJAMIN.
RAHASIA IDENTITAS PEMESAN AKAN KAMI PASTIKAN AMAN DAN TERJAGA .
AMAN UNTUK MELANJUTKAN JENJANG PENDIDIKAN. AMAN UNTUK MELAMAR KERJA. AMAN UNTUK TEST CPNS.
AMAN UNTUK MASUK TNI / POLRI


DAFTAR HARGA IJAZAH SEKOLAH / UNIVERSITAS :

IJAZAH SD : 4.000.000
IJAZAH SLTP : 4.000.000
IJAZAH SMU : 4.000.000
IJAZAH D3 : 6.000.000
IJAZAH S1 : 8.000.000
IJAZAH S2 : 16.000.000


UNTUK INFORMASI LEBIH JELAS SILAHKAN ANDA KIRIM PERTANYAAN MELALUI EMAIL : 085736927001.ku@gmail.com
ATAU SMS KE : 085736927001

KAMI AKAN BERUSAHA MELAYANI DENGAN SEPENUH HATI KARENA KEPERCAYAAN YANG ANDA BERI AKAN MEMBANGUN KINERJA TERBAIK KAMI

www.jasapembuatanijazahpalsu.blogspot.com

jendral coc said...

Om jagarin...knapa ya....setiap akan pembelian sukhoi Ada saja kendalanya...Dan gak gampang?...sampai saat ini....

Valena Michelle said...

Banteng88 MASTER AGEN BOLA
Banteng88 MASTER AGEN JUDI
Agen Bola
Agen Judi
Agen Judi Online
Agen SBOBET
Agen IBCBET
Agen Casino
Poker Online
Agen Judi Terpercaya
Prediksi Bola
Bandar Judi
Bandar Bola
Judi Online
Bola Online