Thursday, January 13, 2011

Militer Indonesia Unggul atas Malaysia


Armada KRI menuju pangkalan induk Surabaya selesai mengikuti LATGAB
Militer Indonesia sejatinya tidaklah lemah seperti yang digambarkan dan diceritakan beberapa kalangan terutama pengamat asbun.  TNI selama ini selalu menampilkan posisi low profile demi menjaga stabilitas kawasan dan peran sejarah era konforontasi.  Waktu itu dengan kekuatan alutsista seabreg dan semangat tempur tinggi yang dimiliki prajurit TNI bersama sukarelawan, negara tetangga menjadi gerah dan gelisah.

Dengan semangat tak mau tampil high profile, saat ini kekuatan TNI tidak bisa dipandang sebelah mata.  Kekuatan angkatan laut Indonesia sangat jauh mengungguli kekuatan tentera laut diraja Malaysia dengan kekuatan armada 3 :1  dimana armada tempur TNI AL punya kekuatan 146 KRI, 375 KAL, 2 kapal selam dan 2 divisi marinir.  Sementara TLDM hanya punya 54 KD, 2 kapal selam dan tidak mempunyai pasukan marinir.

TNI AD jangan dikata lagi, punya divisi Kostrad sebagai pasukan pemukul reaksi cepat, pasukan Kodam, Raiders dan Kopassus.  Kekuatan darat TNI diperkuat oleh sedikitnya 250.000 tentara yang punya semangat tempur tinggi dan alutsista yang modern, termasuk rudal-rudal jarak pendek buatan dalam negeri.  Batalyon-batalyon tempur tersebar di seantero nusantara.  Saat ini sedang dibangun satu divisi baru Kostrad untuk mengcover wilayah Indonesia Timur.

Untuk kekuatan Angkatan Udara, Malaysia sedikit lebih unggul dalam jumlah pesawat tempur namun masih kalah dalam jumlah seluruh pesawat yang menunjang operasi udara.  Malaysia punya 18 Sukhoi, 10 Mig 29, 8 F18/Hornet, 8 F5E, 16 Hawk, sementara Indonesia memiliki 10 Sukhoi, 10 F16, 12 F5E, 36 Hawk.  Untuk pesawat angkut Indonesia punya 27 Hercules dan puluhan pesawat angkut ringan termasuk 16 Heli Super Puma.

Jika melihat renstra TNI ke depan, tidak diragukan lagi pengawal republik ini akan sampai pada kekuatan minimum essential force dalam 4 tahun ke depan.  Dari TNI AL sudah disiapkan pembuatan 10 PKR light Fregat kerjasama PAL dan Belanda.  Pembuatan 32 Kapal Cepat Rudal buatan dalam negeri, pengadaan sedikitnya 2 kapal selam, modernisasi sistem tempur terhadap 42 KRI combatan dengan memasang rudal Yakhont dan C802.  Marinir akan dilengkapi dengan sedikitnya 90 Tank tempur amphibi buatan Rusia BMP-3F dan sudah dipersenjatai dengan rudal Qw3 buatan China.

TNI AU sudah memesan 6 unit Sukhoi, 16 Super Tucano, 8 Heli Cougar,  16 pesawat latih lanjut.  Tanpa publikasi luas TNI AU juga akan menambah sedikitnya 12 unit F16 blok 52, bahkan pilotnya sudah berlatih di arizona AS.  Untuk pemantauan udara sudah ditambah sedikitnya 3 radar di Indonesia Timur dari Thales, dan berencana menambah lagi sediktinya 4 radar dari jenis yang sama.

Angkatan darat juga berbenah.  Kodam Kalbar dihidupkan lagi, puluhan batalyon tempur dibentuk di perbatasan Kalimantan dan NTT.  Alutsista diperbanyak secara besar-besaran termasuk roket dan rudal yang mempunyai fungsi strategis.  Untuk Kalbar akan ditempatkan sediktinya 80 Main Battle Tank  sementara rudal-rudal jarak pendek sudah digelar.

****
Jagvane

64 comments:

agie said...

mantap....

Firmansyah, Zulfa Nabila, Imam Shodiqin said...

alhamdulillah..........

mudah-mudahan pemimpin2 yang akan datang peduli akan harga diri bangsa kita....

Adi Setiadi said...

Semoga lebih banyak yang, minimal, sehebat KRI IRIAN...

Anonymous said...

bagaimana gurkanya inggris yang ditempatkan di malay... dan bagaimana dengan aliansi pertahanan persemakmuran...diasia tengara + ausi
kurasa kita masih belum seberapa dibanding mereka kita harus lebih .....lagi

Anonymous said...

tiap...aliasi comonwell terdapat 2000 gurkha ......malay,singa, brunai, ausi,inggris analisanya sekalian pa karena mereka sudah membuat kesepakatan "bersama lima 2009"

Anonymous said...

mau gurkha atau tentara macam apapun ngga ngaruh sama Indonesia, Kalau disinggung/dibakar amarahnya, urusan nekat Indonesia gak usah ditanya, rakyat Indonesia sudah teruji dalam peperangan & perjuangan. Ingat sejarah pertempuran surabaya & daerah2 lain waktu merebut & mempertahankan Indonesia..faktor yang paling penting sekarang adalah: pemimpin negaranya gimana..

Anonymous said...

NKRI Harga Mati tidak bisa ditawar-tawar lagi. INGAT !! NKRI terbentuk dengan berdarah-darah, mempertahankan juga dengan berdarah-darah, dan darah terakhir juga untuk NKRI...Salam Ibu Pertiwi

Anonymous said...

Jepang dan Jerman yg lebih kecil dari kita saja hampir menguasai dunia. Tidak peduli dengan aliansi lima negara atau apapun, Indonesia dengan rakyat 200 juta lebih adalah bangsa yang besar , saat ini ibarat macan yang masih tertidur. jaman belanda dulu dengan bambu runcing pun kita tetap berperang melawan senapan dan meriam. Walau di serang beberapa negara pun Indonesia tidak akan kalah. kita hanya akan roboh bila kita tidak bersatu.

Anonymous said...

SAATNYA INDONESIA MENJADI NEGARA YANG BERIDEOLOGI PENJAJAH!!!!!!

Anonymous said...

kita jadi non blok diharap bisa main manis bisa ambil tekno/beli dari 2blok lainnya???? ngak........ semudah itu mereka anggap kita musuh kok mereka takut kita jadi mata mata yang lain ......coba lihat hasilnya kita ngak punya teknologi senjata hanya siapa jadi pecundang ......... kita belum sekuat swedia yang mengatakan non blok tapi juga bisa bangun alusista sendiri..... ........ dulu kita bilang nonblok karena sukarno sudah punya visi .....karena 1962 kita macan asia dan diharap bisa mencontoh alusista yang ada.......tapi jaman soeharto lain jadinya .........seperti ini lah jadinya.....non blok pecundang.......

juta juta said...

kapal perang tua kahkahkah....

Anonymous said...

biarpun tua, kamitetap tidak akan pernah takut. Indonesia MERDEKA dengan berjuang melawan penjajah bukan dengan diberi. Ingat Malingsia merdeka karena inggris merasa kasian, JANGAN PERNAH MEMBANGUNKAN SINGA YANG SEDANG TIDUR...!

Anonymous said...

Setuju banget indonesia tidak perlu taku dengan nagara persemakmuran karna sebenarnya meraka negara pengecut..buktinya aja bergabung..kan main kroyok namanya..coba lihat indonesia..selalu berdiri sendiri..cuma terkadang rakyatnya yang bego..suka jelek jelekin bangsa sendiri..kalau saya pribadi melihat indonesi sedikit demi sedikit selalu bangkit...MARDEKA INDONESIA

Anonymous said...

setengah dari jumlah kapal perang indonesia sekarang sudah di upgrade dan di persenjatai teknologi moderen,juga sebagian merupakan kapal baru ,yang akan teruz berdatangan pada tahun ini dan tahun2 berikutnya....

Azhar Febrianas said...

Sangatlah merugi kalau Alutsista NKRI dipersiapkan untuk menghadang negara tetangga, kalau memang benar mereka berani mengusik NKRI, tak perlu NKRI pukul mereka pake senjata apalgi marinir. Cukup tarik WNI yang ada disana, tanpa kita pukul pun mereka ambruk bahkan hancur dengan sendirinya.

NKRI fokus saja ke Negara yang lebih hebat, tak perlu risaukan semut yang mencoba mengusik.

Anonymous said...

Emang kapal perang tua....tapi coba tanya ke scorpennya deh...kenapa pulang pake digotong-gotong....wkwkwkkwkwk

Anonymous said...

Analisa kekuatan militer dunia yang disusun oleh CIA, TNI Indonesia (sebelum pembelian Alutsista besar besaran) berada di urutan 18, di bawah Italia (17). Mesir (16), Pakistan (15), dan Taiwan (14). Sementara di bawah KITA ada Thailand (19), Korea Utara (22), Filipina (23) dan Tentara Pondan Malaysia di urutan 27. Penempatan urutan ini tidak karena kekuatan militer semeta, tapi juga SDM, SDA, potensi ekonomi dsb. Dengan dibelinya berbagai peralatan Alutsista terbaru saya perkirakan dalam tahun 2014 kita akan lebih kuat dari Itali atau bahkan Mesir!. Lawan Malaysia? Nggak perlu sampai TNI turun tangan, cukup SATPAM Komplek aja.

Anonymous said...

Kekuatan militer suatu negara tentunya harus sebanding dengan luas wilayah yang harus dijaga.

Anonymous said...

kapal perang tua?? oh, yg itu masih cukup buat menghancurkan kapal selam baru yg ngga bisa menyelam. yg kapal perang baru disimpen aja digudang TNI. itu sudah cukup kok buat mengebiri tentara impoten m-ALAY-sia

Arvhin Niryel said...

si!p,..
semoga ke depannya lebih kuat dan kuat,..

apanya yg kuat hayo,..
hehehe

arie arema said...

hidup TNI,hidup NKRI,tunjukan pd dunia,smacan asia sudah mengaum.

invobersama said...

hahahaha
Cuma orang yang iri dan takut sama Indonesia yang berkata seperti itu
Buktinya, kapal selam (dan masih banyak lagi) Indonesia yang sudah berumur puluhan tahun masih kokoh dan tangguh untuk menjaga NKRI dari gangguan luar.
Satu lagi, disetiap matra pasti ada yang dirahasiakan.......

Anonymous said...

hehehe blog ini kan dibuat tahun 2011, realita-nya
untuk TNI AL hampir seluruhnya meleset dari anggaran 15 milyar dolar yang digembar gemborkan nyata-nya yg dipakai mungkin hanya 10 milyar dolar (TNI AU 2.5 M , TNI AL 2,M-2.5M dan TNI AD 1M-1,5 M) dan ada 3.5 M sampai 4.5 M sebagai maintenance ALUTISTA.
apalagi untuk beli 10 PKR cuiiih, ya gak mungkin 1 unitnya seharga (230 juta USD) kalau x 10 = 2.3 Milyar Dolar, yaaa kurang uang-nya emangnya gak dipakai beli kapal selam, tank amphibi, dll. kalau menurut saya realistis saja dgn kondisi keuangan bangsa ini dengan anggaran 6.5-10 Milyar dolar sudah cukup baik, semoga untuk periode 2014-2019 seiring dengan membaiknya ekonomi kita, angka 15 milyar dolar terealisasi.

Anonymous said...

test

Dyanseller said...

wooooooooh kalo gw ada di situ .. pasti heboh ..!! asli pasti rame bgt di situ ..!! gw selalu setia pada proklamasi RI 17 agustus 45 ..!!

Anonymous said...

alahhh...persetan dengan inggris ato perkumpulan apa lah... perang tu strategi... kita punya 200 juta penduduk... TNI turun tangan belakangan, buat lawan inggris mah empanin aja dulu napi napi, hansip ma satpam... lagian juga, biar kate indonesia banyak maling, koruptor, ato bonek, kalo udah waktunya perang mereka pasti bakalan modal nekat buat bela negara...

Anonymous said...

SEEEPP....MENDING BELI ATO BUAT BOM NUKLIR AJA...GA USA BANYAK2....YG PENTING CUKUP BUAT NGEBOM AUSIE,SINGAPORE,PAPUA NUGINI,MALINGSIAL,AND SEKUTUNYA...KLO AMRIK BIAR APA KATA RUSIA AJA...KLO INGGRIS SPTNYA DI BANTU ISRAEL..BIAR IRAN AJA YANG NGADEPIN MEREKA...HAHAHAHAHA..KAN BERES....
BOM NUKLIR AJA TUH SI MALON ATO DI KASI BOM T*I MANUSIA AJA....MAMMPOOOSSSSSS

Anonymous said...

ITULAH PRESIDEN DARI MILITER, PUNYA TAKTIK YANG HANDAL...MANTAP

Anonymous said...

perbanyak alutsista adalah jalan terbaik. baik AU, AD, AL mereka mempunyai peranan penting untuk menjaga NKRI..
klo saya pribadi mendukung pembelian alutsista besar2an, untuk menghidari dari hinaan dari bangsa laen, dan supaya mereka tau kekuatan militer sekarang..

Anonymous said...

DASAR GOBLOK!!! PIKIRAN PICIK!!! OTAK UDANG!!! TOLOL!!! PENGKHIANAT!!!

Anonymous said...

HAHAHA..... DASAR KUTUKUPRETLO.... KATAK DALAM TEMPURUNG...!!! INFO DARIMANA LO...??? SOK TAU....!!! BODOH!!! STUPID KAYAK ORANG MALAYSIA MALING BANGSAT LAKNAT!!!!!

Anonymous said...

KENAPA KITA BERPIKIRAN MUNDUR BRO...??? PERANG KEMERDEKAAN TELAH MEMBUKA MATA MEREKA BAHWA INGGRIS Dan ANTEK2NYA TERBIRIT2 DI INDONESIA TERCINTA. KITA CINTA PERDAMAIAN, TAPI KITA LEBIH CINTA KEMERDEKAAN. SO... KITA TAK AKAN PERNAH GENTAR MENGHADAPI MEREKA SEMUA KALAU MEREKA MAU INVASI KE INDONESIA TERCINTA. LAGIAN NGAPAIN MALAYSIA KITA PERHITUNGKAN? BANGSA TAK TAHU DIRI ITU SAMA RENDAH DERAJADNYA DENGAN BABI. GAK MASUK HITUNGANLAH BRO... JANGAN RENDAHKAN BANGSA KITA SENDIRI BRO... INGAT ITU!!! INDONESIA UBER ALLES...!!!

Anonymous said...

Kamu fikir kerana bnyk ulama terkenal di negara kamu bisa kamu bangsa yg suci untuk kutuk/menghaiwankan/mengkafirkan orang lain maka maknanya kamu sama saja dengan bangsa zionis (kerana terlalu ramai nabi diutuska lalu jd. angkuh).. Allah Maha Adil.. Biar sesuatu/perbuatan itu harus dengan iman..

Anonymous said...

sesekali TNI berani nge-test, begitu ada pelanggaran di perbatasan...LANGSUNG TEMBAK !!! klo gak gitu, ya percuma aja punya kekuatan tapi tetap gak ada wibawa nya di mata negara tetangga...

Anonymous said...

Saya suka broo Sip

Lamberth Hitong said...

Wah saya setuju sekali dengan pendapat anda bro. Dulu saya pernah baca sebuah komentar yang mengatakan bahwa lawan malaysia itu tidak usah pakai peralatan tempur modern. Manfaatkan sj jumlah penduduk kita yang besar. Suruh sj setiap warga negara Indonesia bawa pisau dapur dan selundupkan mereka melalui perairan di kalimantan, lalu buatlah huru-hara setelah masuk di wilayah malaysia.

Jadi membaca komentar anda saya juga sangat setuju...ngapain kita buang buang biaya dan tenaga, tapi tetap juga yang namanya modernisasi alutsista juga sangat penting ...

farez baharuddin said...

assalamualaikum..ak disini sbgai rakyat MALAYSIA...xboleh berdiam diri kalau ada orang seperti kamu yang memandang rendah dan menghina...malaysia sebegitu...jangan kamu hina negara kami...ya kami tahu hati kamu terluka...biar lah pemimpin2 kita yang selesai kan masalah2 yang kita hadapi...biarkan sahaja mereka selesai kan...kita tidak ada kemampuan dan ilmu untuk selesai kan perkara2 seperti itu...kamu mahu perang?ganyang malaysia?pikir2kan lah...wahai warga serumpunku...adakah ia baik?adakah ia menguntungkan kamu?.......from malaysia.peace!

Anonymous said...

Bosan!!! Malaysia perlukan tentangan. tapi tentangan Indonesia sangat lemah dan mengecewakan. bosan. tentera Indonesia tidak berani, hanya melihat, dan cakap besar. cakap besar. bosan dengan sikap indo. Jet2 Malaysia boleh bom navy indon. tentera indo ramai seperti tentera nasionalis tahun 1942 tapi mudah menyerah kalah jika berdepan dengan Malaysia.

Anonymous said...

hidup TNI 'dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat'untuk menghancurkan negara yang berani menhina NKRI.

Anonymous said...

iyo bener gak usah perang lah..pokok gak ngrayah budaya lan wilayah indonesia, lek panggah kakean cangken dicites wae malaysia

Anonymous said...

MALAYANJING KURANG KACOK,,,KLW BERANI TEMBAK AJA TU KAPAL TNI AL DIPERBATASAN ,,,AYO TEMBAK,,,ATM TERTERA BANCI LAWAN 200 SULUH AJA TAK SELESAI,,MALAYANJING SELAMANYA AKAN BODOH N BUYAN DAN SELAMANYA MENJADI BABU N KULI INGRRIS...SALAM TUK PM GAY N RAJA LUCAH,,FUCKK TUK 27 JUTA MALAYANJING DR KAMI RAKYAT SUMATRA.....

Anonymous said...

iya bener satpan dan pramuka indonesia saja sudah cukup untuk menghadapi si malon yang suka banyak tingkah.....

Anonymous said...

HAHAHA...ikan di bumi Indonesia saja dicuri ratusan ribu ton selama puluhan tahun tidak bisa ditangkap dengan kapal perang yang kita miliki baik oleh TNI maupun departemen terkait, karena alasan tidak ada minyak untuk operasional, bagaimana kita mau perang dengan negara tetangga?

royhan bima said...

kita memperkuat alutsista bukan untuk berperang dengan malaysia,singapura dan australia,tp dengan alutsista yang canggih dan kuat negara kita akan disegani dan lebih bermartabat.bukan cuma di asia tapi didunia internasional.dengan sendirinya tetangga akan gemetaran terhadap indonesia tanpa harus berperang

Anonymous said...

Merdekaaaaaaaaaaaa.....!!!!
lebih baik sengsra karna perang dari pada di hina tak melawan !!!

Putra Kal-Tim said...

Semoga pemimpin yang berikutnya tetap menjaga harga diri bangnsa, jangan adalagi pulau yang lepas dari NKRI GO TNI

Anonymous said...

jika tak ada inggris, malaysia sudah tak ada, karena proyek merebut wilayah nusantara kembali milik soekarno

Anonymous said...

TNI : NKRI Harga Mati. rakyat indonesia : siap mati demi NKRI.
Terbukti Kemerdekaan diraih bersama TNI dan Rakyat.
Salam dari rakyat indonesia.

Anonymous said...

Tentara malangsial...
yuk satu lawan satu duel..

Anonymous said...

Malaysia itu kan dulu suatu daerah pembuangan orang2 Budak dianggap tak berguna,pada jaman MAJAPAHIT menguasai daerah itu sama sekali tidak meninggalkan tanda2 pembangunan seperti candi/prasasti karena dianggap daerah BUangan dan INggris pun memberikannya karena alasan yg sama (penuh dengan orang2 tak berguna)...Kelemahan perekonomian mereka ada didalam kerajaan,Jika kerajaan itu lemah maka rakyatnya pun akan mati karena Biasa disuapi alias ga mandiri...Lihat rakyat Indonesia walaupun kerja pemulung tapi mampu beli sepeda motor bahkan ada yg mampu beli Mobil.

Anonymous said...

yang ngomongin bom atom itu org yang gx punya otak, gila, ama yang paling bodoh diantara orang bodoh. gx ada negara yang mau menjual bom nuklir ke luar negri. apa lagi bikin sendiri plutonium-nya (inti nuklir) dapet dari mana. itu juga kalo jadi ngetatuhin bom, Inggris, Australia, dan negara persekutuan Inggris lainnya (termasuk Malaysia) turun tangan. belom PBB. eeeeeeeeeeeeeeet begooooooooooooooooooo

Anonymous said...

Kita sdh siapkan PKR-40 25 buah, PKR-60 25 buah, LPD 20 buah dan alautsista yg lain mendukung kita tempatkan di sepanjang selat malaka sampai ke sabah roket C-705 diarahkan ke may2/sin2 agar tdk banyak bocot serta dikumpulkan pak ogah2 melalui LPD utk membuat onar. Dunia akan terperanjat melihat C-705 betebaran biar tetangga pd terkencing2..he..........he...........

febri dwiyantoro said...

sip gan...kenapa kita harus takut pada negara yang kemerdekaanya yang didapat dari pemberian penjajahnya mereka boleh menang dalam hal alutsita tapi dalam pengalaman bertempur kita jangan ditanya jendral nya inggris aja mati ditangan kita apalagi cecunguk cecunguknya

febri dwiyantoro said...

walaupun tua alutsita kita semangat kami tak pernah padam cobalah tengok sejarah ke belakang arek2 suroboyo yang bermodal senjata seadanya apa hasilnya jendralnya inggris mati....kemerdekaan kami bukan hasil pemberiaan penjajah gak kayak tetangga sebelah

Anonymous said...

BENAR BRO,,, MUNGKIN HANYA ORANG YANGTURUNAN PENAKUT AJA YG TAKU PERANG BRO WAJAR MUNGKIN BERASAL DARI KETURUNAN DI BAWAH TEMPAT TIDUR WAKTU PEJUANG KITA SEDANG BERJUANG ,, KITA HARUS SEMANGAT SEKALIPUN HANCUR LEBUR HARGA DIRI BANGSA TDK DAPAT DITUKAR HANYA DENGAN DARAH BROO

Anonymous said...

supaya juragan2 biar melek nich kalau kita itu perang semua negara yg lain juga akan kena imbasnya,, bayangkan rata2 pendapatan singapura dari parawisata dan kesingapura itu banyak orang tajir dari indonesia,,,, jepang juga investasi dan penjualannya di indonesia akan hancur,,,belum lagi pendapatan saudi arabia selain migas yaitu jemaah haji juga macet,,, indonesia negara kepulauan terbesar dunia gan,,selain itui malaisya hanya andalkan pesawat tempur,,, arsenalindonesia 2014 sudah pada berdatangan .. dalam kancah politik malaysia tdk penah menghadapi perang beratus tahun selain dari menjadi anjing dann anteknya penjajah ibarat kutu di balik ketiak,, tapi kita masa bodoh gan,,, amerika yang begitu kuat juga ciut dalam perang vietnam sekarang tinggal strategi perang apamalaysia punya pengalaman starategiperang,,,,,merdeka gan

Anonymous said...

NIH ADA BOCORAN DIKIT...
TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS LAMPUNG, DI DALAMNYA BUKAN HANYA SEKEDAR HUTAN LINDUNG, TAPI ADA TEMPAT RAHASIA YANG DIPAGAR TINGGI DAN SANGAT DIJAGA KETAT. BANYAK YANG MENDUGA ITU TEMPAT PELUNCURAN SENJATA CANGGIH, COBA TEBAK, SIAPA TARGETNYA?

Firman Desi Rahmayandi said...

Bangga Bener, lebih baik low profile...tp sekalinya bergerak...mati kutu Malaysia...

Dindin Mahmudin said...

OK... dunia akan lebih memilih Indonesia ada dari pada Malay ada, perhitungannya jika NKRI hilang perairan Pasifik tidak stabil... duniapun pada rugi.
Jadi Malay itu kecilll... tidak masuk dalam perhitungan dunia, hancurpun tidak akan ngaruh kepada stabilitas Lautan Pasifik.

Anonymous said...

Hukum Alam, yg besar ya besar..yg kecil ya kecil, NKRI sudah legowo menjadi perekat Asean, tinggal negara serumpun yg tau diri, berorientasi melawan sang kaka adalah sebuah Bloofer, musuh kita itu sudah jelas diluar Ras Melayu, so jangan mau diperalat Bule Koboy,
nah si adik karena kecilnya belum dewasa.
Peace.

Anonymous said...

Musuh terbesar dalam sebuah konfrontasi adalah penghianat bangsa. itu akan susah di prediksi saat ini begitu banyak orang yg berpotensi seperti itu berbeda pada saat kita merebut kemerdekaan. Tapi saya yakin semangat patriotisme bangsa ini akan menyala kembali jika ada yg menyulutnya.

Anonymous said...

maka dari sekarang kita harus habisi para penghianat bangsa itu. koruptor adalah para penghianat bangsa kita. kenapa kita harus menghormatinya, dalam sebuat situasi konfrontasi para penghianat akan di hukum mati. saat ini kita sedang dalam situasi konfrontasi ekonomi... jadi tunggu apa lagi asalkan KPK bener bener ihklas dalam menjalankan tugasnya jangan ada unsur politik di dalamnya.

sutadi aja said...

bisa terkecing-kencing tu tetangga sebelah,,,

sangrajunatapa said...

cerita tidak pernah berkesudahan. nama shj serumpun tapi dicelah rumpunan ada segelintir najis cirit hanya pandai berkata omongan kosong. sikit sikit bakar bendera, pijak bendera.. hati umpama busuk ibarat kanser memamah darah dlm badan. semoga Malaysia dan Indonesia aman damai sejahtera...amin