Wednesday, December 31, 2025

Dinamika Geopolitik Dunia. Ketika Musim Pamer Otot Militer Mengemuka

Bukan hanya cuaca ekstrim dan siklon anomali yang lagi musim di bumi bulat bundar ini. Dinamika geopolitik dunia juga sedang menggeliat bersama dengan musim pamer otot militer di berbagai belahan benua. Tanpa ada yang menduga, tiba-tiba saja Israel mengakui eksistensi negara Somaliland, sebuah teritori strategis di Selat Bab El Mandeb dan Teluk Aden. Sontak seluruh Liga Arab marah besar dan tak terima. Di lokasi lain tiba-tiba saja jet-jet tempur Arab Saudi menggempur salah satu faksi militer separatis di Yaman yang didukung Uni Emirat Arab (UEA). Di seberang Laut Merah sisi Afrika, pasukan pemberontak Sudan dengan dukungan UEA memperluas teritori pendudukan di Sudan. Sementara di utara Jazirah Arab, Iran saat ini sedang bersiap menghadapi perang besar dengan AS dan Israel.

Di kawasan Indo Pasifik Rusia menyatakan dengan lugas akan mendukung China jika berperang dengan Taiwan. Sementara saat ini China mengadakan latihan militer skala besar di selat Taiwan. Bersamaan dengan itu Korea Utara memamerkan kapal selam nuklir baru buatannya. Masih di Indo Pasifik khususnya ASEAN, dua negara anggotanya Thailand dan Kamboja kembali bertempur karena perselisihan teritori. Myanmar juga masih sibuk dengan pertempuran internalnya. Nun di belahan benua lain AS bersiap menganeksasi Greenland yang membuat Denmark murka. Greenland adalah wilayah otonomi Denmark yang kaya sumber daya mineral. Sementara Rusia kembali menegaskan kekuatan nuklirnya bisa menjadi penentu perang Eropa jika NATO berupaya untuk memperluas perang di Ukraina.

Di Amerika Latin Venezuela sedang bersiap menghadapi eskalasi perang terbuka dengan pemerintahan cowboy Washington. Armada tempur lengkap AS sudah ready for war di perairan Karibia. Tinggal menunggu komando. Di Afrika dengan Nigeria, AS baru saja membombardir basis militer gerilyawan yang dituduh menculik dan membunuh ribuan warga berbasis religi. Sepertinya semua formula diplomatik antar negara sudah mati suri, sudah tidak berlaku. Semua dinamika berbagai konflik ini sesungguhnya sedang memperlihatkan pamer otot adrenalin militer yang mencemaskan. Oleh sebuah sebab yang bernama ambisi teritorial berbasis arogansi militer.

Dinamika geopolitik yang bisul konfliknya muncul di berbagai tempat tidak terlepas dari hilangnya marwah PBB yang sama sekali tidak punya kekuatan tawar dan eksekusi resolusi. Martabat PBB saat ini sudah berada dalam kendali AS. Eksistensi PBB bahkan sudah dilecehkan Presiden AS Donald Trump yang menyebut sebagai organisasi tertinggi dunia yang tak mampu mendamaikan. Bahkan dengan bangga Trump bilang hanya AS yang bisa mendamaikan konflik antar negara di jagad ini. Alamak sombongnya Pak De Bule ini.

Saat ini AS tengah mempertontonkan kepongahan hegemoni militernya dan keangkuhan diplomatiknya karena dia punya kekuatan itu. Namun dibalik itu Washington sebenarnya secara tersirat sedang panik karena hegemoni unipolarnya mulai tergerus. Dalam situasi yang demikian setiap negara termasuk Indonesia sudah bisa menilai subyektivitas diplomasi militer Washington yang mau benar sendiri dan cenderung sok jagoan. China, Rusia, Iran dan Korut sudah jauh hari berhitung soal arogansi ini. Sembari mereka memperkuat militer masing-masing, mereka juga sudah membentuk aliansi militer. Tentara Korut ikut berperang bersama Rusia dan Iran mengirim ribuan drone tempur ke Rusia untuk melawan Ukraina. Empat negara ini adalah rival AS hari ini dan masa depan.

Dalam situasi ekosistem dunia saat ini yang sudah tidak memiliki norma kebersamaan, norma kepantasan dan kesetaraan, masing-masing negara mulai berhitung kapabilitas diri dan menguatkannya dengan membentuk aliansi militer. Arab Saudi dan Pakistan baru saja membentuk aliansi militer nuklir yang membuat kawasan Timur Tengah tercengang kaget. Termasuk pukulan diplomatik telak untuk Israel. Australia dan Papua Nugini sudah menandatangani Pukpuk Treaty, persekutuan militer yang sangat mengganggu kerukunan diplomatik Jakarta-Canberra. Untuk mendinginkan Jakarta, Australia lalu menyambangi Indonesia untuk memberikan penjelasan soal Pukpuk Treaty. Pesan kita jangan terlalu percaya dengan jiran selatan ini. Ingat soal arogansi militernya ketika Timor Timur bergolak dan merdeka. Australia punya kontribusi besar dan mengabaikan Lombok Treaty.

Langkah strategis Indonesia untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan aset pertahanan yang sebanding dengan luas wilayah adalah untuk menjamin eksistensi kedaulatannya dan  mengantisipasi gejolak geopolitik dunia. Sekaligus untuk menguatkan peran diplomasi pertahanan di kawasan. Di seluruh ASEAN teritori Indonesia adalah yang terluas. Berhadapan dengan berbagai jenis potensi konflik yang bisa terjadi diantara berbagai jiran yang berbeda karakter. Termasuk persaingan geopolitik AS-China yang semakin berpacu dengan waktu. Nilai plus penguatan investasi pertahanan kita adalah bersinergi dengan penguatan industri pertahanan dalam negeri. Dan semuanya berlangsung cepat, extra ordinary.

Misalnya peluncuran KRI Balaputradewa 322 bersamaan dengan publikasi senjata laser dan kapal selam tanpa awak (KSOT). Ketiga alutsista strategis ini semuanya hasil karya gemilang PT PAL Indonesia. Dan diselesaikan dalam waktu cepat.  Lahirnya ketiga alutsista canggih ini mendapat publikasi luas di luar negeri. Media luar menyebut Indonesia selangkah lebih maju dari negara kawasan dalam keberhasilan membangun industri pertahanan. Singapura meski tidak banyak memberikan respon kita meyakini bahwa mereka mengamati dengan cermat kemajuan industri pertahanan Indonesia. Dan boleh jadi mulai sedikit khawatir dengan program Trident Shield Indonesia.

Peta geopolitik yang cenderung mudah panas dan meledak adalah bagian dari proses transisi untuk membentuk tatanan dunia baru yang menuju multipolar. Bersamaan dengan persaingan berbagai aliansi ekonomi dan militer di kawasan untuk menjadi yang terdepan. Sebagai contoh terbaru perseteruan Arab Saudi dan UEA ternyata diam-diam sedang berebut pengaruh di jazirah Arab. Dua negara Arab yang kaya raya  ini malah bersaing untuk menjadi yang terdepan dan memperluas pengaruhnya. Konflik di Sudan dan Yaman membuktikan itu. Menjadi pemasok senjata dan bahkan pengerahan pasukan.

Sementara Israel dengan kemampuan dan kecerdasan intelijen militernya menemukan pijakan baru di Somaliland yang strategis di ujung Laut Merah berhadapan dengan Yaman. Meski ditentang habis puluhan negara di kawasan itu, Israel seperti biasa tidak akan peduli dan akan jalan terus. Pengakuan Tel Aviv kepada Somaliland adalah bagian strategi geopolitiknya untuk memperkuat diplomasi pertahanan. Kita meyakini Somaliland akan menjadi pangkalan militer Israel yang dapat mengontrol Yaman bahkan seluruh jazirah Arab. Liga Arab terlambat mengantisipasi karena diantara anggotanya malah saling bersaing berebut pengaruh. Jadi seperti liga sepakbola saja, sesama mereka yang satu bangsa mengutamakan ego masing-masing. Padahal esensi pembentukan Liga Arab adalah untuk melawan Israel.

Ditengah gejolak geopolitik dunia yang fluktuatif, program penguatan militer Indonesia saat ini telah mengalami metamorfosis dari Minimum Essential Force ke Optimum Essential Force menuju Trident Shield (Perisai Trisula Nusantara). Pembangunan kekuatan pertahanan yang massif dengan program extra ordinary adalah untuk mengejar ketertinggalan kita dalam investasi pertahanan. Dan kita tidak ingin terjebak dalam aliansi militer dengan negara manapun. Indonesia ingin membangun kekuatan pertahanan secara mandiri. Semua yang dilakukan pemerintah saat ini dalam penguatan postur pertahanan adalah untuk memastikan dan menjamin perlindungan teritori seluruh negeri kepulauan ini.

Pertambahan ratusan batalyon TNI, pengembangan struktur organisasi komando utama, pengadaan alutsista secara besar-besaran adalah jawaban untuk sampai pada kekuatan pertahanan mandiri Trident Shield yang setara dengan luasnya teritori. Ini sesuai dengan konstitusi politik luar negeri yang bebas aktif, dinamis dan non blok. Indonesia ingin mencapai kekuatan pertahanan mandiri yang berkelas sebagai penopang stabilitas kawasan. Karena posisi geostrategis Indonesia yang memiliki selat-selat strategis untuk pelayaran internasional. Maka kita perbanyak kuantitas dan kualitas kapal perang striking force termasuk kapal selam. Sebagian kita bangun sendiri. 

Kita harus menjaga selat-selat strategis dan ALKI (Alur Laut Kepulauan Indonesia) dengan KSOT dan atau Coastal Missile. Mulai tahun 2026 PT PAL akan memproduksi 30 KSOT. Investasi 30 KSOT nilainya sama dengan pembuatan 1 kapal selam konvensional. Sangat efisien tanpa mengurangi nilai deterensnya. Kapal-kapal perang kita juga harus berkarakter gahar untuk memberikan tampilan kewibawaan di perairan sendiri. Karena ALKI kita termasuk perairan Natuna sering dilalui kapal-kapal perang jumbo baik dari AS, China, Jepang, Australia dan Rusia. Kita harus tampil dong dengan armada kapal perang besar dan canggih untuk menjunjung jalesveva jayamahe.

Sangat wajar kalau Indonesia mempunyai kapal perang heavy frigate, destroyer bahkan kapal induk sebagai penyeimbang persaingan geopolitik dan untuk menjamin pertahanan teritori. Juga ratusan jet tempur berbagai merk, ratusan rudal dan drone bersenjata. Jangan sampai di kemudian hari ketika ada konflik memperebutkan hegemoni dan teritori di Indo Pasifik, kita ikut babak belur karena tidak punya kekuatan pertahanan yang berkelas. Membangun pertahanan yang kuat sesungguhnya adalah untuk mencegah terjadinya konflik. Karena pertahanan yang kuat adalah bargaining diplomasi yang sangat diperhitungkan. Dengan dinamika geopolitik yang fluktuatif dan lagi musim pamer otot adrenalin militer,  percepatan penguatan postur pertahanan kita adalah langkah strategis terbaik. Kita mengapresiasinya. Dan di tahun 2026 kita akan banyak menyaksikan kedatangan alutsista canggih berbagai jenis. Selamat Tahun Baru 1 Januari 2026

****

Jagarin Pane / 30 Desember 2025


49 comments:

  1. Pak haji jagarin terimakasih untuk ulasan terbarunya, mohon barangkali ada bocoran untuk pertengahan Januari 2026 pak presiden kita ke USA untuk deal perdagangan apakah juda ada klausul dengan alutsista khususnya F15 ex atau mungkin F35 mengingat presiden kita semakin jelas posisinya kepada rusia di perang Ukraina dan Tiongkok di kasus Taiwan jelas sekali posisi indo. Terimakasih untuk tangapannya pak haji.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kemungkinan besar F15, melanjutkan fase sebelumnya.

      Delete
  2. Eskalasi konflik Venezuela - usa tampaknya akan bertambah rumit & kompleks..
    Data pelacakan Maritim dari World oil melaporkan, Terpantau kapal Very Large Crude Carrier (VLCC) Thousand Sunny milik CNPC (China National Petroleum Corp.) terus melaju menuju Terminal Jose, salah satu pusat ekspor minyak utama Venezuela. Kapal tersebut tercatat tidak mengubah kecepatan maupun arah sejak Presiden AS Donald Trump menyatakan pemberlakuan blokade total pada 16 Desember. Tanker ini diketahui telah mengangkut minyak mentah Venezuela ke China secara rutin selama sekitar lima tahun terakhir.
    Pergerakan kapal-kapal Tanker raksasa ini menjadi ujian nyata atas efektivitas penegakan sanksi AS terhadap ekspor minyak Venezuela. (sindonews)

    Akankah China ikut terseret arus konflik Usa-Venezuela ?

    ReplyDelete
  3. Apresiasi setinggi tingginya & Total support utk. Presiden Prabowo + Kemenhan yg terus meningkatkan level postur pertahanan militer Republik Indonesia dg mendatangkan berbagai alutsista strategis utk. Republik Indonesia.
    Salah satu dari sekian banyak list ada Sistem Rudal Pertahanan Udara BUK-MB2K Belarusia...
    Dan bahkan tanpa kita ketahui sebelumnya, dgn mode senyap.. Sejumlah personel TNI AD baru saja menyelesaikan pelatihan Battalion Level Commanders of BUK Air Defense Training di Belarusia.
    Sudah sign juga utk. Mendatangkan Simulator ITBM-600 KHAN...dg datangnya simulator ini memastikan TNI akan mengoperasikan banyak Sistem Rudal Balistik KHAN.. berapa banyak jumlah total Batterai Sistem Rudal KHAN yg didatangkan? ...Wallahu a'lam bishawab..

    ReplyDelete
  4. Rasa TerimaKasih, Dukungan & Apresiasi juga buat Bung Jagarin Pane yg selama ini tanpa lelah menulis,mengulas. menginformasikan khabar berita perkembangan jagad militer nasional & internasional kepada kita para military fans boy, pegiat dan pencinta dunia militer ini dg tulisan2 artikel sesuai dg Fakta yg ada, bukan berita Hoaks, tidak menggiring opini pembaca ke arah yg negative thinking, terutama unsur sara/rasisme. Dan tulisan artikel terbaru Bung Jagarin ini yg selalu kami tunggu.
    Sehat Selalu Bung Jagarin Pane.
    Salam..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas atensinya. Salam sehat selalu.

      Delete
    2. Sangat detail n rinci sekali ulasannya bung Jagarin...smg Pemerintah n Stakeholder terus melanjutkan penguatan Militer TN baik dr segi kualitas maupun kuantitas alutsista agr etka kta berkonflikdg negara lain TNI sdh siap War....bravo TNI πŸ‡²πŸ‡¨

      Delete
  5. Terima kasih ulasannya bung jagarin..bagus sekaliπŸ™

    ReplyDelete
  6. Semua sudah ada, tinggal rudal pertahanan pantai yg belom jelas, seperti ada penghalang, padahal sudah saling berkunjung petingginya, ijin & harga juga sudah oke, gak habis fikri 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tunggu aja. Seperti KHAN, tau2 barang nyampeπŸ˜€πŸ˜€

      Delete
    2. Untuk Coastal Defence berita yg beredar di jagad maya, tni-al ambil Rudal YJ-12E Xi JinPing punya..

      Delete
  7. Beberapa tahun lalu, saat awal Bp. Kaharuddin Djenod dilantik menjadi Pimpinan PT.PAL beliau mengabarkan ke audiens yg hadir saat itu sebuah Desain Autonomous Underwater Vehicle berbasis tekhnologi Artificial Intelligence yg dirancang sendiri oleh Beliau.

    Tahun ini Beliau berhasil mewujudkan rancangan tsb . KSOT yg Beliau ciptakan berbeda dg ksot2 buatan negara luar.. yg membedakan KSOT buatan Beliau mampu beroperasi berbulan-bulan dibawah laut.. sedangkan buatan negara lain ada keterbatasan waktu dlm operasi bawah laut karena harus charge baterai.. Bpk. Kaharuddin menggunakan tekhnologi berbasis Artificial Intelligence yg membuat KSOT ciptaanya tidak perlu charge baterai dg kembali ke markas, cukup charge dg memanfaatkan arus bawah laut yg terkenal deras & kencang..

    Sudah terlihat berbagai type KSOT rancangan beliau, tapi dari semua type yg foto2nya beredar di publik tsb. yg sgt dirahasiakan adalah bentuk baling baling KSOT nya.. Bentuk type unit KSOT yg diperlihatkan menggunakan bentuk baling2 false/bukan sebenarnya.. karena hanya dengan melihat bentuk baling baling pada sebuah kapal selam, akan bisa diketahui detak irama sinyal sonar yg dikeluarkan kapal selam tsb akan seperti apa...sehingga kapal perang negara musuh sangat bisa mengetahui & mendeteksi kehadiran KaSel/ KSOT tsb.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Br kali ni gw bc komen kyk gni di analisis..πŸ‘πŸ™

      Delete
    2. Hasil kerjasama dgn Jerman itu barang.peran bapak junod memang besar juga dalam KSOT itu

      Delete
  8. https://drive.google.com/file/d/1U6VDQgktIm1_qK8GDY8josQc4_SiE784/view?usp=drivesdk


    Novel KRI 322.

    99 Cawang Suci

    ReplyDelete
    Replies
    1. Perlu juga di baja buat om jagaring pane dan om pusing pusing buat sekedar hiburan

      Khususnya pengunjung blog ini

      Menurutku ceritanya keren dan dalem, kerasa beda dari bacaan biasa. Banyak bagian yang bikin mikir soal hidup, keluarga, dan sistem di sekitar kita. Memang bukan bacaan ringan, tapi justru itu kekuatannya—punya rasa dan makna yang tinggal lama setelah dibaca.😁 lanjutkanπŸ‘πŸ»

      Delete
  9. Ini bukan pamer otot lagi tuan jagarin.udah masuk fase baku hantam.US sudah menghajar Venezuela barusan.Sebelumnya Ukraina vs Rusia dan berikutnya sudah memanaskan mesin perang yaitu cina vs taiwan.sudah siap2 Korut vs Korsel,Israel vs Iran,Cina vs Jepang part 2 dll.negara yg lemah militernya namun kaya SDA akan diInvasi kecuali mau jadi sapi Perah negara kuat.sungguh bejat opini yg mengatakan Indonesia cukup beli alutsista yg murah2 karena RI tidak punya cukup uang jadul gak apa2 yg penting sudah familiar.Untung pak Prabowo paham betul situasi Ini.beliau borong alutsista megah tak tanggung2.Negara besar dan kaya SDA seperti RI jika tak punya Alutsista megah akan bernasib seperti Ukraina dan venezuela

    ReplyDelete
    Replies
    1. Anda berul pak prabowo borong alutsista mega tak tanggung tanggung tapi rudalnya belum, nanti menyusul kalo ada anggaran yg turun berikutnya, contoh saja rafael 42vunit yg dibeli belum sama rudal rusalnya PPA opv beawijaya class Italy belum sama rusal rusalnya, fregat Istif turkey yg dibeli TNIAL belum sama rusal rudalnya, FMP yg dibangun PT PAL belum sama rudal rudalnya, lalu KRI Belati juga belum sama rudal rudalnya. Makanya betul bpk Prabowo RI tidak akan terserwt dalam perang, cuma sbg penonton saja, makanya alutsistavyg dibeli ;PK Peabowo belum ada rudal rusalnya cumah rumah rudal saja yg sdh diinstall.

      Delete
  10. Melihat situasi perang Iran dgn Israel, Thailand dgn Kamboja dan USA dgn Venezuela maka pengadaan perisai udara sangat mendesak dan prioritas. Bisa terlihat dgn mudahnya rudal Iran membombadir israel, pesawat2 Thailand dan USA berlalu layang di Kamboja dan Venezuela dgn mudah tanpa hambatan dlm membom daratan. Saat ini negara di dunia sgt menghindari peperangan darat kecuali kalau memang mau menduduki negara tsb.

    ReplyDelete
  11. Kabar terbaru yg mengagetkan dan menggemparkan dunia Seorang Presiden kepala negara sekaligus kepala pemerintahan yg berdaulat yaitu presiden Venezuela Nicholas maduro bisa ditangkap seperti seekor maling oleh Amerika.Inilah akibat negara kaya SDA tapi lengah dan abai memperkuat dan up to date alutsistanya.terbukti penggiringan opini agar RI tidak beli alutsista mumpuni karena mahal dan tidak ada uang adalah opini sampah.Opini orang yg sesat lagi menyesatkan yg tidak ingin RI kuat agar RI bisa di rampok dan didikte pihak asing

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mari kita beri pengertian mereka agar memahami filosofi pertahanan semesta kita. Trident Shield adalah strategi terbaik untuk negeri kepulauan terbesar ini.

      Delete
    2. Mantap bung jagaring

      Delete
  12. Kenapa presiden Venezuela gampang ditangkap? Coba telusuri pelan pelan, ada kabar dia adalah presiden diktator, kalo presidennya diktator, maka pemerintahannya juga diktator alias tidak pro rakyat. Biasanya presiden yg diktator ada ambisinya yaitu kekuasaan dan bisnis di satukan, yg artinya selama dia jadi presiden diktatoe pasti ada bisnis yg jalan langgeng tanpa kena pajak dan tanpa tersentuh hukum, era presiden siktator semua uang yg bicara sehingga petinggi petinggi militernya juga tak lepas yg namanya permainan uang lewat korupsi kolusi nepotisme. Kalo petinggi militernya audah bermain uang, apalagi bawahannya. Disinilah letak militer Venezuela lemah walau dilengkapi sgn alutsista militee yg canggih gahar, lemahnya dimana? Pengabdian terhadap negara tidak ada, yg ada adalah uang uang uang buat hidup nyaman, pengabdian terhadap negara hanya diukur dari uang yg diterima tiap bulan. Penamgkapan presiden Venezuela gampang ditebak karena biasanya presiden yg diktator bawahannya selalu bermain uang sembunyi sembunyi terutama petinggi militernya. Itu kuncinya kenapa gampang menangkap presiden Venezuela.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Omong kosong.Diktator diktator itu versi busuk anerika dan antek2 ya seperti kamu.hanya alasan aja.Coba kalau jagoan tangkap tuh Kim jongun yg benar benar diktator.atau dua raja terakhir Xi jinping dan Tsar putin.niscaya nangis kejang kejang kau

      Delete
    2. Enteh kalo komen kenapa mesti narah marah? Emangnya kaga bisa komen dgn kepala dingin?

      Delete
    3. Kamu aja berprasangka buruk dan pikiran negatif saya komen malah sambil nyayi2.gak ada memaki gak ada juga huruf besar tanda marah kok.santai bro ini semua sandiwara😁😁😁

      Delete
    4. Presiden Venezuela bisa ditangkap karena alutsistanya sudah dilumpuhkan semua oleh Amerika melalui perang elektronik sebelum penyerbuan dan penangkapan bukan karena pimpinan diktator.ngaco lagi kamu komen.selain itu pasti ada pengkhianat dari dalam.alutsustanya bisa dibungkam Amerika karena Venezuela lalai memperkuat alutsistanya.Contohnya sishanud buk itu versi jadul sistim radar ketinggalan jangkauan tembak dan deteksinya cuma 30 hingga 40km versi baru seperti yg dipesan Indonesia Radar lebih canggih kemampuan deteksi dan tembakannya hingga 70 km.gini nasib akibat negara kaya tapi lengah memperkuat alutsistanya.makanya omong kosong gara pimpinan diktator.kurang diktator apalagi Putin namun ditangannya Rusia bangkit dari segi ekonomi dan militer.kurang diktator apalagi xi jinping namun ditangan cina jadi salah satu kekuatan super power.kapal kapal yg belum punya rudal akan segera dilengkapi rudal rudal dari turki

      Delete
  13. Ada yg komen opini sampah, pertanyaannya benar atau kaga opini sampahnya? Dari era orde baru RI sudah disetir oleh ..... Kalo dirampok sudah atau belum? Coba telusuri dan jawab sendiri, tambang Freeport yg dibuka saat awal orde baru dgn kontrak karya, di era orde baru terlihat militer RI dibatasi kekuatannya, oleh siapa? Tebak sendiri jawabannya. Beli alutsista militer sekarang juga serba tanggung karena belum ada rudalnya . Bpk Purbaya swndiri bilang negwri ini banyak malingnya banyak mafia tambangnya. Itu bukan kata pusing pusing lho, dari kata bpk Purbaya ini udah jelas kan kalo opini yg dibilang sampah itu ternyata benar sesuai fakta bukan mimpi asal ngomong doang.., betul tidak?

    ReplyDelete
  14. Kemarin enak aja kau bilang negara ini miskin tak bisa beli alutsista gahar dan kau tak akan bisa beli.Negara ini bukan miskin tapi kebanyakan maling2 uang negara.Asbun sampah lagi kau ya.kau bilang beli alutsista nanggung karena tidak ada rudalnya.buktinya tuh Sekarang sudah nangkring di kalimantan rudal KHAAN jangkauan hampir 300 km.Brahmospun tinggal nunggu dikirim Tsar putin telah menyetujui penjualannya ke RI.komen jgn plintat plintut panjang2.komen itu singkat padat jelas valid dan benar.komenbpanjang tapi ngaco gakbermutu.makin panjang kau komen makin kelihatan OOn muπŸ˜‚πŸ˜‚.ini levelnya bukan memelihara Oon tapi udah menularkan ini πŸ˜‚πŸ˜‚
    .

    ReplyDelete
    Replies
    1. RI adalah negara miskin artinya tidak punya uang cash banyak, tapi RI negara kaya dalam hal Kekayaan Alam yg terbentang di tanah tanah Nusantara. Utk menffali kekayaan alam buatvdiangkat dari dalam tanah memang butuh biaya besae dan kebetulan RI tidak punya uangnya, makanya diperlukan investor yg punya uang besar utk berinvestasi di RI. Tinggal dilihat cara RI menangani dan mengelolah investor yg masuk itu ginana, apa duduk manis tinggal terima uang buat kas negara tiap bulan arau para investor susuk manis tinggal menerima pembagian keuantungan tiap bulan atau bagaimana? Tanpa uang besar dari para investor asing ini, maka kekayaan alam di tanah tanah nusantara tetap terpendam di salam tanah.
      Utk alutsista militer yg dibeli bpk Prabowo rata rata tanggung karena tidak dilengkapi dgn rudal rudal, pembelian kapal perang baru pembelian jet tempur baru pembelian sistem rudal pertahanan udara dan laut pesisir juga tanggung, contih, pembelian sistem pertahanan udara KHAN Turkey, emang dibeli 100unit kah atau lebih kah? Berapa unit rudal rudal Khan dibeli utk stok gudang ? Kalo beli minimal 100unit Khan itu baru oke disertai dgn atok gudang biat rudal rudalnya minimal 1000unit rudal. Demikian rudal brahmos Indoa kalo jadi siveli, berapa unit sistem rudal brahmos yg sibeli? Stok gudang buat rudal brahmos ada berapa¿ Demikian pula rudal permukaan ke permukaan berbasis darat YJ 12 RRC dibeli berapa unit? Lalu buat stok gidangnya berapa unit rudal YJ12 dibeli?
      Pembelian alutsista militer pake skema PLN alias pinjaman utang luar negeri yg disediakan vank di luar negeri yg ada fasilitas kredit eksport, coba jawab kenapa belinya kaga oangsung uang cash? Kok malah beli pake uang utang luar negeri? Belinya juga tanggung kaga dilengkapi sgn rudal rudal utk pembelian jet tempur baru dan kapal perang baru, kenapa? Coba anda jawab wahai tukang mimpi?

      Delete
    2. Mulai kumat LG kamu malaydes..omonganmu di blog sebelah defent studies ttg alutssta2 Indonesia belum punya rudal jgn di bawa2 ke sini!sy ikutin semua komen2 mu di blog2 yg lain..(ini klu di blog sblah defent studies dialah yg bernama gempurwira yg tak kenal malu slalu di bom bardir fans boy militer Indonesia trutma di blog ds..) plg nanti dia bilang siapa yg orang Malon..tp kita bisa menilai tulisannya di manapun dia komen..klu Indonesia itu negara miskin kok gak ada habis2 nya beli alutssta trutama premium..baik yg buatan lokal mo pun dr luar..sangt terbalik dgn malaydesss..yg cuma bual tp tong kosong gitu jg duitnya..selalu sepi shoping Krn gak DA duit..malah sekarang ngemis2 SM Indonesia minta berasss..🀣🀣🀣 gempur..gempur..SM pusing pusing ini orang satu wahai netizen Indonesia..sok mo ngerecok opini di Indonesia terutama masalah militer dan alutssta ttpi selalu gagal framing..😁😁😁..ayo gempur ato pusing pening silakan menyangkal sprti biasanya..πŸ˜…

      Delete
    3. Ente mendingan berobat ke dokter jiwa supaya waras berpikir, hubungan saya dgn yg kamu tulis itu apa?, emangnya nulis sesuai kenyataan itu tidak boleh atau langsung dicap gempirwaria ? Lah kan belinya pake skema PLN alias fasilitas kredit eksport, dari sini kan bisa dibaca kalo memang kaga punya duit kalo beli kontan, kenapa belinya pake PLN? Ya karena angsurannya diswsuaikan dgn uang yg masuk ke kas negara dari proyek proyek investor asing yg sudah berproduksi di Indonesia. Dari sinilah Indonesia berani beli pake skema PLN. Tanpabparacinvestor asing menanamkan modalnya di Indonesia ya roda ekonomi Indonesia kaga berjalan inilah yg disebut negara miskin. Miskin dalam arti kaga punya uang cash banyak. Kenapa kok kamu alergi dengar lah kalo negarackita ini miskin kan kaga apa apa, kenyataannya kan begitu kata miskin? Indonesia dikatakan negara kaya itu masih di impian belum diwujudkan, impian itu masih berwujud sumber daya alam yg kaya yg tersimpan di dalam tanah belum dieksploitasi karena butuh dana besar yg tidak sanggup disediakan oleh Indonesia, diwujudkan itu namanya dieksploitasi baru setelahvitu masuk pabrik pabrik utk diolah menjadi bahan mentah bahan baku atau bahan jadi siap jual. Bahan siap jual inilah yg menjadi sumber pendapatan buat isi kas negara dari pajaknya. Kekuatan uang cash RI itu di sini letaknya. Dan di sinilah letak barometer negara disebut miskin atau berkembang atau kaya. Apakah ini nulis sptvini dikatakan menjelek jelekkan negara? Kamu itu waras? Arau rada rada?

      Delete
  15. Kamu aja yg berprasangka buruk.saya aja nulis komen sambil nyayi2 dengerin musik kok.kenapa selalu berfikiran negatif begitu?kalau pakai huruf besar atau huruf kapital nah itu baru marahπŸ€—πŸ€—

    ReplyDelete
  16. Maaf pusing pusing komen kamu saya jawab dgn tidak emosi.santai aja bro.jgn emosi jgn kejang kejang seperti kelompok mumul.maaf ya pus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pertahanan diri negara RI yg paling bagus adalah pertahanan mandiri masing masing pulau besar seperti sumatera kalimantan sulawesi kepulauan maluku papua kepulauan NTT kepulauan NTB dan jawa. Masing masing pulau yg disebut ini harus punya sustem pertahanan mandiri baik pertahanan udara pertahanan laut maupun pertahanan darat. Utk melengkapi alutsista militernya butuh dana besar, nah ini yg belum bisa diwujudkan oleh pemerintah karena anggaran militernya terbatas. Di luar itu ada 8 alur laut yg harus extra dijaga ketat karena di lokasi inilah rombongan kapal perang musuh dan rombongan jet tempur musuh akan datang melewati salah satu dari 8 alur laut. Utk mengamankan 8 alur laut pasti butuh alutsista pertahanan udara alutsista pertahanan laut dan alutsista pertahanan pantai dan pesisir pantai. Dan ini juga butuh dana yg besar juga . Masalahnya adalah pemerintah tidak bisa mewujudkannya karena anggaran militer terbatas. Kenapa selalu alasannya anggaran militer terbatas? Ya karena uang cash dalam jumlah besar tidak ada. Kenapa uang cashnya dalam jumlah besar belum ada? Karena pemerintah lagi gencar gencar mengubdang para investor asing utk menanamkan uangnya guna mengekplorasi dan mengelolah sumber sumber kekayaan alam yg ada di negara RI. Dan ini dilakukan bertahap. Dari proses inilah pemerintah akan mendapat pemasukan uang kas negara tiap bulannya. Kalo semua bentuk investasi sudah berjalan lancar barulah pemerintah RI punya dana segar di kas negara dalam jumlah yg besar. Dana segar inilah yg kelak pasti tapi pelan pelan akan dipake buat melengkapi alutsista militer di 8 alur laut maupun juga utk melengkapi juga alutsista militee pertahanan mandiri tiap pulau . Jadi mohon maaf bila tidak bisa cepat cepat melakukannya.

      Delete
    2. Bro pusing-pusing, komentar -komentar anda itu cukup bagus
      Sebaiknya dijadikan blog tersendiri. Saya pasti mengikuti anda.

      Delete
  17. KEMENHAN kembali menambah pesanan 18 unit Raffale., yg terbaru 18 unit ini Varian F4 apa F5 (super Raffale) ??
    Mohon pencerahannya Bung Jagarin...

    ReplyDelete
  18. Kita doakan saja bahwa pihak Kemhan RI akan menambah akuisisi 18 unit jet tempur rafale baru lagi buat TNIAU dari type terbaru F5 serta kita doaakan bersama semoga pihak Kemhan RI juga mengakuisisi KF21 Boromae block2 buat TNIAU dgn akuisisi 16 unit utk rahap awal, setelah itu baru dilanjutkan nambah 16 unit lagi lalu setelah itu nambah 16 unit lagi. Mudah mudahan terwujud.

    ReplyDelete
  19. Ada info terbaru utk istif class jadinya membangun dari awal ato yg sudah hampir jadi ?

    ReplyDelete
  20. Sudah waktunya secara diam2 kita mengembangkan dan memproduksi senjata nuklir, kita sudah di intervensi sekian lama, dunia cyber kita diserang dengan opini yg melemahkan legitimasi pemerintah, rakyat berusaha dibenturkan dg pemerintah dll. Standar ganda mamarika dan sekutunya sudah sangat berbahaya bagi dunia, bagi negara yg rakyatnya masih memiliki nasionalisme waktunya berjuang atau mati berusaha

    ReplyDelete
  21. Kalo sy berpikir alangkah baiknya lembaga BRIN mulai riset senjata laser baik itu senjata ringan sekelas senjata serbu ringan maupun senjata besar canon laser sekelas meriam canon 57mm 76mm 120mm mumpung hanya segelintir negara maju yg sedang melakukan riset soal meriam canon laser. Kalo lembaga BRIN berhasil melakukan riset, maka inilah yg dinamakan meriam canon laser anti serangan udara maupun anti serangan kapal permukaan asli ciptaan dan buatan Indonesia.

    ReplyDelete
  22. Ada kabar dari lembaga KERIS bahwa Kemhan RI akan mulai akuisisi KF 21 Boromae block2 sebanyak 16 unit sbg tahap awal akuisisi. Ini tentu terobosan baru yg dilakukan Kemhan RI. Jadi gambaran kasarnya nanti TNIAU akan punya jet tempur baru gress dari generasi 4,5 yaitu Rafale dan KF21 Boromae block 2.
    Proyeksinya rafale sebanyak 42 unit utk menggantikan armada BAE Hawk series TNIAU swdangkan KF21 Boromae block 2 sebanyak 16 unit utk tahap awal yg nantinya akan menyusul secara bertahap menjadi sebanyak 48 unit adalah utk menggantikan armada F16 TNIAU + mengganti armada SU27 SU 30 TNIAU. Kesimpulan akhir jet tempur TNIAU yg dari generasi 4 secara bertahap akan pensiun.

    ReplyDelete
  23. Mungkin ini strategi Ri : kf21 blok 2 : 16, kalau ada pengembangan blok 3 kembali akuisisi : 16, selanjutnya kalau ada pengembangan ke blok 4 beli lagi : 16. Ini sekedar estimasi dan harapan saja. Terimakasih

    ReplyDelete
  24. Pemilihan KF21 block 2 berdasarkan pertimbangan matang atas beberapa hal seperti:
    1. Memastikan ada "hasil" dari investasi di RNDnya, jikalau putus malah akan lebih muspro/zonk.
    2. Pilihan realistis untuk dpt teknologi advanced dan efisien karena multirolenya dalam jangka waktu relatif pendek. Block 1 cepat tapi basic, block 3 terlalu lama.
    3. Angka 16/18 juga pilihan cerdas ut uji kehandalan platform dan doktrin dalam skala full skuadron operasional juga menguji potensi limitasi dari pemilik teknologinya (US & Korsel). Jika ambil 24 atau bahkan 2 ska akan jadi beban jikalau ada kendala operasional, kehandalan dll dan peluang untuk nambah pasti terbuka jika mmg ada kesesuaian dengan "selera" TNI AU di semua aspek, termasuk beli blok 3 dengan pola serupa.

    ReplyDelete